Pada suatu akhir minggu , bidang kepramukaan yang di bimbing oleh Bapak Amir ( juga mengajar PMP di kelas ) mengadakan kegiatan perkemahan PERSAMI ( perkemahan sabtu malam minggu ) dengan lokasi di desa Kemuning - Candi Cetho karangpandan . Kegiatan tersebut di tujukan untuk adik adik kelas II , sedangkan saya bersama teman teman karena jarang ikut kegiatan pramuka maka juga tidak dilibatkan sebagai panitia . Namun saya bersama teman kelompok saya ( Ali Nurdin , Abu Amar , M Sahid dan M Yani ) ikut nebeng truk rombongan dan ikut berkemah secara tidak resmi .
Di malam pelaksanaan kemah tersebut , tiba tiba Hermanto si ketua OSIS ( menjadi pembina di kegiatan tersebut ) datang menemui dan menyampaikan maksudnya kepada saya . Hermanto ingin memberikan surprise kepada peserta kemah berupa shock therapy , yaitu saya nanti pada saat pelaksanaan api unggun di suruh berpura pura mengamuk dan merusak api unggun tersebut .
Malam itu saat pelaksanaan malam api unggun sedang berlangsung dan menginjak acara perenungan , kami serombongan masuk ke dalam lingkaran api unggun tersebut dan mengamuk serta merusak nyala api unggun tersebut dan seolah olah ingin membubarkan acara tersebut . Sontak para siswa putri pada menjerit kaget dan ketakutan dan siswa laki laki pada terdiam di tempat . Setelah beberapa saat kami beraksi lalu kami segera berlalu meninggalkan lokasi api unggun tersebut , dan terdengar si Hermanto mengambil alih kendali dengan memberikan shock therapy berupa orasi . Di dalam orasi-nya Hermanto mengatakan bahwa pelatihan mental adalah juga menjadi hal penting sebagai bentuk memupuk keberanian serta kekompakan dalam kegiatan tersebut .
Bahkan beberapa saat setelah peristiwa tersebut berlalu , Bapak Amir selaku pembina pramuka mendatangi saya dan menginterogasi tentang peristiwa tersebut . Lalu saya-pun menyampaikan perihal semua itu , yaitu tentang ide Hermanto yang ingin memberikan suatu kejutan kepada peserta kemah tersebut . Akhirnya meskipun masih belum sepenuhnya menerima , Bapak Amir-pun dapat menerima cerita saya tersebut namun dengan catatan bahwa saya beserta kelompok saya di minta untuk meninggalkan lokasi tersebut .
Paginya kami sekelompok berbenah dan berpamitan meninggalkan kegiatan perkemahan tersebut dan pulang ke Solo . Kami dari Karangpandan meneruskan perjalanan ke Tawangmangu dan akhirnya pulang ke Solo dengan berjalan kaki lewat Matesih . Kami berangkat pulang dari Tawangmangu jam lima sore dan sampai di kota Solo jam enam pagi .
Kalo mengingat peristiwa tersebut saya terkadang masih sering tersenyum senyum sendiri .
Berkemah di candi Cetho karangpandan
Diposting oleh Moch Jibriel | 08.14 | kenangan indah | 1 komentar »Tentang seseorang Ismatul Faizah
Diposting oleh Moch Jibriel | 21.15 | kenangan indah | 0 komentar »Saya punya teman satu kelas yaitu kelas Biologi yang bernama Ismatul Faizah , perawakan agak kecil pakai kaca mata , waktu itu banyak jadi rebutan para cowok di sekolah tuh , nah kalo saya tuh sama temen cewek nggak begitu kepikiran ke arah sana malah , yah ... ada sedikit cerita sih tentang temanku ini ( mudah mudahan Ismatul Faizzah membaca tulisan saya ini ) .
Aku dengan cewek cewek di kelas nggak begitu akrab / deket , soalnya jarang main selain di luar jam sekolah sih , termasuk dengan Ismatul Faizzah ini juga nggak sebegitu deketnya sih , dan lagi ang aku tahu dia udah pacaran sama anshori ya kalo nggak salah .
Kenanganku dengan Ismatul Faizzah sendiri , pernah sehabis mengikuti upacara di Balai kota Solo ( entah dalam rangka perimgatan apa waktu itu ) , kami pulang dari upacara berjalan berempat dengan Ismatu Faizzah , Eny - Bekonang , trus satu lagi siapa namanya aku lupa , dari balaikota mereka sempat saya ajak mampir ke rumahku ( di Kandang doro kestalan - depan stasiun Balapan Solo ) . Nah pulangnya saya anter bergantian ke tempat halte bis .
Kenangan yang saya maksud adalah karena keseringan saya bolos dan jadi isu sekolah kalo saya mau di keluarkan itu , ismatul Faizzah ( sering di panggil Isma ) ini sempat di dalam kelas memberi sedikit nasehat kepadaku , katanya " Sin , mbok kamu mencoba terus masuk sekolah perkara tidak naik kelas kan masih bisa mengulang di tahun berikutnya " . Waktu itu aku belum begitu bisa merasakan bagaimana perhatian sebagai seorang teman terhadap saya .
Sejak itu kami-pun jadi sedikit lebih akrab , apalagi waktu kelas kami mengadakan study tour ke Jogja kami sepanjang perjalanan bisa ngobrol akrab dan terasa menyenangkan untuk di ingat .
Di akhir cerita ini , saya ingin menyampaikan terima kasih ( mudah mudahan Ismatul Faizzah baca tulisan ini ) , Isma terima kasih ya saran kamu waktu itu , aku masih inget lho sampai sekarang , dan mudah mudahan kamu sukses . Kalo sempet baca tulisa saya ini kirim berita dong ke aku :
Muchsin
E_mail : mrmosen@gmail.com
Telp : 08112637590
terima kasih banyak sobat ....
Seperti yang sudah saya ceritakan di halaman tentang bapak Umar Karjani , kalo saya itu jadi terpaksa sering telat dan absen masuk sekolah gara gara susah bangun pagi , bahkan bapak Arwani Guru Biologi dan wali kelasku sempat mengatakan kalo aku akan di keluarkan karena absenku yang hampir keseringan tersebut .
Nah di sini yang mau saya ceritakan adalah tentang guru BP-ku yang kalo saya tidak salah ingat bernama ibu Ummi ( bener nggak ya namanya ??? ) , siang itu saya di panggil ke ruang BP untuk di berikan pengarahan oleh beliau , dengan agak sedikit was was saya memenuhi panggilan tersebut . Sesampai di ruang BP saya bertemu dengan ibu Ummi dan di berikan banyak pengarahan yang cukup bijak dan sangat perhatian terhadap saya .
Namun pada akhir pengarahan tersebut dengan nada yang cukup menyejukkan beliau bertanya kepada saya , " Sin , apa supaya kamu rajin masuk sekolah , mau nggak kalo saya carikan pacar teman di sekolahmu ini " , lanjutnya " kalo kamu punya pacar satu sekolahan pasti kamu akan rajin masuk sekolah " ... Nahhh ... sayapun terkejut , ternyata guru BP saya tersebut sangat perhatian di dalam memberikan konseling kepada murid muridnya . Peristiwa ini sampai sekarang saya masih sering tertawa sendiri di saat teringat tentang guru BP saya itu .
Setelah sekian tahun masa masa duduk di bangku sekolah tersebut berlalu , sayapun terkenang dan ingin rasanya menjumpai ibu guru BP saya tersebut ( kalo tidak salah bernama Ibu Ummi ) , untuk menghaturkan beribu terima kasih kepadanya , karena dengan peristiwa tersebut saya dapat menyelesaikan program study saya di Madrasah Aliyah Negeri Surakarta .
NB :
Salam hormat untuk ibu Ummi Guru BP ku yang sangat perhatian .. terima kasih bu Ummi , Kalo sempat baca tulisan saya ini , saya sangat ingin bertemu dengan ibu , dan juga salam hormat kepada seluruh guru yang telah banyak memberikan manfaat kepada saya .
Tentang bapak Umar Karjani guru matematika
Diposting oleh Moch Jibriel | 20.45 | kenangan indah | 0 komentar »Mengingat salah seorang guru di kelasku yaitu : Bapak Umar Karjani - Guru matematika , secara pribadi saya memiliki kenangan yang tak terlupakan . ( Ternyata Bapak Umar Karjani ini adalah teman di Organisasi Muhammadiyah di Surakarta bapakku , dan pernah akhirnya menjadi teman saya di dalam organisasi tersebut , karena saya-pun beberapa lama aktif di organisasi Muhammadiyah juga ) .
Kembali ke laptop ...eh keliru ke topik cerita , dulu saya adalah termasuk murid yang tidak nakal di sekolah , hanya karena susah bangun pagi ... akhirnya jadi sering telat masuk sekolah . Bangun jam 8 pagi saya langsung mandi terus berangkat sekolah , perjalanan ke sekolah naik sepeda onthel kadang naik bus kecil . Lah tentu saja jadi sering terlambat kan sampai di sekolah .
Karena kebiasaan telat tersebut , kebetulan pada hari itu ada jam pelajaran matematika yang waktunya terpisah , jam pertama dan jam ke lima , pada jam pertama pelajaran matematika tersebut saya kan belum masuk dan di absen oleh Bapak Umar Karjani tersebut , nah pada jam ke-lima waktu Bapak Umar Karjani mengisi pelajaran Matematika lagi jadi kaget kok saya sudah ada di kelas tersebut . Dengan maksud bercanda dengan saya sebagai seorang guru beliau berkata , " Loh kok ada murid baru di kelas ini " . Nah mendengar apa yang di sampaikan beliau tersebut ( karena pemikiran saya yang masih anak anak pada waktu itu ) sontak saya mengambil tas sekolah saya dan saya berlalu keluar kelas tanpa mengucap sepatah katapun . Bapak Umar Karjani yang sedikit di kenal sebagai guru yang agak keras ternyata hanya diam dan bengong melihat tingkah saya tersebut .
Kenangan tersebut kalo saya ingat hingga sekarang terasa cukup menggelikan namun di lain pemikiran , saat ini saya ingin menyampaikan maaf yang setulus-tulusnya kepada bapak Umar Karjani ( maafin saya pak Guru , waktu itu saya masih belum mudheng )
Masih teringat jelas waktu itu , kelas kami ( Biologi ) mengadakan study tour ke jogjakarta dengan obyek tujuan adalah Museum penyamakan kulit Jogja dan Museum Diponegoro lalu di lanjutkan ke pantai Baron Jogja selatan . Dengan di bimbing oleh Guru Biologi waktu itu yaitu Bapak Arwani , kami satu rombongan waktu itu dengan naik bus carteran ke tempat tujuan .
Di awali dengan pengarahan singkat oleh Bp. Arwani selaku guru biologi dan ketua rombongan , akhirnya kami serombogan berangkat ( meski teman teman agak sedikit kena marah karena semua tidak memakai seragam sekolah , padahal waktu itu dalam rangka study tour .. he he ... ) .
Dalam perjalanan tersebut peristiwa demi peristiwa sungguh sangat memberikan kebahagiaan yang tidak terkira . Suasana penuh keakraban tersebut membuat kami semakin merasa dekat satu sama lain . Dengan bersemangat kami men-catat semua informasi yang kami dapat dari setiap lokasi tujuan study tour tersebut , karena setelah kembali ke sekolah nanti akan di minta membuat laporan liputan selama perjalanan study tour tersebut .
Di Musium Penyamakan Kulit , kami di ajak untuk melihat proses penyamakan kulit tersebut secara singkat juga mendapat penjelasan dari penerima tamu kami , selanjutnya kami juga di ajak untuk melihat berbagai produk yang bisa di hasilkan oleh produk mereka tersebut . Waktu itu kami di ajak untuk melihat proses pembuatan sepatu , di sana kami di tunjukkan alat untuk menguji kekuatan dari sepatu produksi-nya tersebut .
Selanjutnya rombongan berangkat ke musium Diponegoro , di sana kami mendapat penjelasan tentang perjalanan proses perjuangan para pahlawan kita , termasuk kami melihat tandu yang pernah di pakai oleh Jenderal Sudirman saat perjuangan dulu .
Obyek terakhir tujuan study tour kami adalah panta Baron , di sini kita di bimbing oleh bapak arwani selaku kepala rombongan sekaligus Guru Biologi kami untuk melihat dan mencari beberapa binatang yang tumbuh di pantai Baron tersebut , dengan membawa ember kami berburu beberapa jenis binatang laut yang dapat kami jumpai di bibir pantai tersebut .
Tujuan demi tujuan obyek kunjungan kami terlewati , setelah dari pantai Baron akhirnya dengan sangat terpaksa rombongan berangkat pulang kembali ke Solo . Di dalam perjalanan pulang tersebut ada sedikit kenangan di mana salah seorang teman putri kami , wiwik - bekonang yang karena kedinginan dan capek , apalagi suhu saat itu sangat dingin di karenakan derasnya hujan , tiba tiba wiwik - bekonang ini kejang selama beberapa saat , akhirnya setelah beberapa saat di berikan penanganan sementara dengan balsem dan minyak kayu putih akhirnya siuman juga meskipun masih terlihat agak sedikit lemas .
Kenangan study tour tersebut hingga saat ini masih membekas dalam benak saya dan dengan penuh pengharapan saya berharapa untuk dapat bernostalgia kembali dengan teman teman seperjuangan pada waktu itu .
( Duh .. teman teman Biologi khususnya , saya kangen banget dengan kalian dan berharap suatu saat dapat bertemu kembali )


