Ngasem Kartasura , 26 Desember 2010 ... Kami mengadakan pertemuan awal menggagas rencana awal untuk mengadakan REUNI alumni Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta Angkatan 88 .Dengan obrolan yang sangat bersahabat di antara kami , setelah 22 tahun tidak bertemu , dan kini kami semua sudah menjadi bapak dan ibu dengan berbagai aktifitasnya .
Di harapkan peran serta dan partisipasinya bagi rekan rekan sesama alumni MAN 88 , untuk berkoordinasi dan bertukar informasi demi kelancaran rencana acara REUNI tersebut .




Read More..

Mas kapan ada rencana reuni MAN ska 88 ... Nur Subkhi - Jepara .

Malam itu ada ringtones yang berbunyi dari Nokia E71 kesayanganku , kutengok ternyata ada sebuah SMS yang masuk dari nomor yang belum saya kenal . 081325215969 ... hmm nomor siapa ya ini .

Setelah saya buka pesan tersebut ... terkejut saya ternyata dari seorang teman sesama alumni MAN Surakarta angkatan 88 , Nur Subkhi - kelas fisika . Saya sendiri alumni 88 dari kelas Biologi , makanya ya agak sedikit lupa lupa ingat tentang sosok Nur Subkhi ini .

Dengan sangat bersemangat maka segera saya balas SMS tersebut untuk saling komitmen menjalin komunikasi ( menjalin tali silaturahmi ) dengan sama sama mencari info alamat dan nomor hp teman teman alumni MAN Solo 88 .

Nah bagi teman teman yang mengetahui artikel ini , khususnya sesama alumni MAN Surakarta ( khususnya angkatan 88 ) mohon untuk menghubungi kontak kami ya ? mudah mudahan dapat mempercepat rencana kita untuk merealisir rencana untuk mengadakan reuni Alumni MAN 1 Surakarta angkatan 88 .

Nur Subkhi - Jepara Hp : 081325215969
Muchsin - Solo Hp : 08112637590

Read More..

Sekian waktu berlalu sejak kita meninggalkan bangku sekolah di almamater kita tercinta , tanpa terasa mungkin sudah puluhan tahun berlalu meninggalkan segala suka dan duka yang sudah terlewati . Ada perasaan rindu di antara kita , berharap kapan ada waktu untuk bertemu kembali dengan segala kebahagiaan yang tergambar di benak kita .

Cahaya yang terpatri di dalam kalbu , cahaya keilmuan yang terpatri di dalam hati kita adalah merupakan bakti para guru dan pembimbing kita , apa yang kita raih adalah buah dari perjuangan kita , apa yang kita dapatkan adalah berkah dari doa para orang tua kita .

Mungkin hanya masalah waktu saja untuk kita dapat bertemu lagi , toh niat sudah ada di hati . Oleh karena itu jangan sungkan untuk kontak dan menghubungi teman teman kita , berbagilah informasi dan cerita kepada mereka .

Dan ... sering sering kirim artikel ke Blog ini okay ???

Read More..

Kontak

Diposkan oleh Moch Jibriel | 07.24 | | 0 komentar »

Assalamu'alaikum wr wb

Buat teman teman alumnus MAN 1 Surakarta , khususnya Alumni angkatan '88 , untuk informasi dan keperluan lainnya silahkan menghubungi kontak kami di bawah ini :

Alumnus MAN 1 Solo '88

Muchsin
Kandang doro rt 02 rw 08 Kestalan Banjarsari
Solo - Jawa Tengah Kode pos 57133
INDONESIA

08112637590
mrmosen@yahoo.com

Wassalamu'alaikum wr wb



Read More..

Guru adalah fasilitator keilmuan

Diposkan oleh Moch Jibriel | 22.28 | | 0 komentar »

Mengenang indahnya dunia pendidikan di masa lalu yang sarat dengan muatan tata krama dan penghormatan terhadap sosok seorang guru yang selalu mengiringi proses belajar dan mengajar di lingkungan sekolah . Guru adalah figur yang secara normatif menjadi sentral keilmuan , segala aspek keilmuan akademik dan kurikuler tak lepas dari peran seorang guru .

Telah banyak dilahirkan tokoh tokoh penting nasional mulai dari era pra kemerdekaan , masa perjuangan kemerdekaan sehingga paska kemerdekaan , bahkan pada era globalisasi sekarang ini semua sendi kehidupan dan perekonomian di penuhi dengan manusia manusia hasil dari sebuah proses pendidikan yang tentu saja tidak akan lepas dari peran serta seorang guru .

Figur seorang guru di masa lalu adalah sebagai seorang yang sangat di segani dan di hormati dan di dalam tatanan sosial masyarakat mendapat tempat yang cukup tinggi ( kalo di jaman feodalisme dulu tentulah sudah termasuk di dalam kasta brahmana .. he he .. ) . Meskipun pendidikan tempo dulu selalu mengutamakan disiplin yang tinggi , dengan keras guru menerapkan sistem reward and punishment , artinya pada masa dulu kita mengenal hukuman pukulan dengan penggaris , lemparan penghapus atau kapur , di hukum berdiri di depan kelas ( di straap ) dan masih banyak lagi jenis hukuman pada masa lalu di dalam proses belajar dan mengajar di kelas .

Seiring dengan berputarnya jarum jam , bergulirnya bulan dan tahun , maka paradigma pendidikan mengalami distorsi yang cukup besar baik secara sistem maupun secara psikologi . Penghormatan terhadap seorang guru yang dulu timbul dari dalam karena sebuah pengakuan bahwa guru adalah sosok yang memang pantas di hormati dengan segala eksistensinya , bahwa guru dengan jiwa pengabdian dan totalitas-nya telah bersusah payah menghantar kita kepada simpul simpul ilmu pengetahuan , serta guru adalah sebagai sosok pembimbing layaknya orang tua kepada anaknya dengan segala muatan asah asih dan asuhnya . Sosok guru yang akan selalu melekat dan terasa begitu dekat , terjalin sebuah hubungan psikologi di antara guru dan murid .

Pada masa sekarang sering kita lihat di depan mata , di media televisi , media cetak , bagaimana seorang guru menghukum murid dengan cara cara yang sudah melampui nilai kewajaran , demikian pula sebaliknya sering kita ketahui bagaimana seorang murid berontak dan melawan dengan guru baik di dalam permasalahan akademik maupun urusan urusan non akademik . Sering kita tahu dari berita media massa yang ter-ekspose bagaimana seorang guru memukul muridnya , bagaimana seorang murid memukul gurunya .

sekilas saya sampaikan kenyataan yang berlangsung di depan mata , di karenakan memang saya tidak akan fokus pada masalah itu , maka kita lanjutkan dengan bahasan selanjutnya . Teringat saya pada saat masih di bangku kuliah dulu , salah seorang dosen di dalam kuliah perdananya mengatakan sebagai berikut , Bahwa kita sebagai mahasiswa haruslah merubah pola pikir kita , bukan lagi sebagai seorang siswa ( anak OSIS maksudnya ) , tetapi sudah harus merubah pola pikir sebagai seorang mahasiswa yang mandiri dan progressive serta innovative dalam proses belajar dan mengajar selanjutnya . Meskipun tidak pernah terlontar saat itu , namun di dalam benak saya muncul juga pemikiran , bahwa sebagai seorang dosen seharusnya juga berubah pola pikirnya bukan lagi dengan pola pikir sebagai seorang guru , namun harus berpikir bahwa dosen adalah merupakan sosok fasilitator dan mediator bagi mahasiswa di dalam menjalani proses belajar dan mengajar selanjutnya .

Terlepas dari semua topik pembicaraan di atas , sesungguhnya seandainya terjadi sebuah perubahan di dalam pola pikir pada diri kita semua . baik kita sebagai seorang guru ataupun kita sebagai siswa .

Guru akan lebih baik kalau memiliki pola pikir bahwa dirinya adalah merupakan sebuah mediator dan fasilitator bagi muridnya di dalam proses pembelajaran tersebut , sehingga amatlah sangat di harapkan peran serta seorang guru memberikan peran serta secara aktif di dalam semangat untuk memberdayakan siswa sebagai seorang anak didik yang tanggap dan mampu mengkap semua aspek pendidikan ( pendidikan akademik , kurikuler maupun normatif normatif yang lainnya termasuk religi ) .

Siswa demikian juga di harapkan memiliki kemauan yang keras serta keinginan untuk maju baik secara motivasi maupun etos sebagai seorang siswa . Semua siswa di harapkan secara aktif berkeinginan untuk dapat memaknai rangkaian pelajaran dan kegiatan yang memang telah di sampaikan ibarat sebuah gizi yang memang di butuhkan oleh tubuh . Banyak sekali bahkan hingga saat ini bahwa sesungguhnya siswa tidak memiliki kesadaran bahwa memang rangkaian materi pendidikan itu adalah sudah menjadi kebutuhan diri kita yang harus kita raih dan kita perjuangkan dengan amat sangat keras .

Seorang siswa seringkali justru merasa berat dan terbebani dengan materi pelajaran yang di terimanya , bahkan seringkali beberapa dari kita secara gegabah memandang negatif pihak pendidik dengan segala kekurangannya baik di dalam memberikan materi pelajaran maupun seagai sebuah sistem pedidikan tanpa melihat lagi perlu adanya semangat di dalam menjalani proses pendidikan tersebut .

Kalau para siswa ( apalagi orang tua siswa ) sudah tidak melihat lagi kebutuhan akan semangat juang dan kesadaran bahwa pendidikan itu murni sebagai kebutuhan kta sebagai seorang generasi penerus , serta sebagai anak bangsa yang sangat sangatlah ditunggu kiprahnya di masa depan , maka akan semakin terasa berat di dalam men-sikapi semua wacana pendidikan yang akan terima .

Sedangkan Guru diharapkan secara totalitas memberikan waktu dan pikirannya di dalam menjadikan kesadaran bahwa pendidikan adalah ibarat sebuah vitamin yang memang di butuhkan oleh tubuh , artinya memang selain mendidik siswa di dalam pendidikan akademis , namun guru juga di harapka peran aktifnya memberikan pendidikan yang bersifat psikologis .

Dengan kondisi harmonis yang terjadi seperti tersebut di atas , maka akan terjalin suatu wacana pendidikan yang indah , dengan penuh kesadaran siswa merasa butuh akan semua proses pendidikan yang di berikan tersebut , namun tetap mengedepankan rasa hormat dan kesadaran memberikan penghormatan kepada seorang guru .

ok , udah panjang banget nih ceritanya .... nanti kita lanjut pada session berikutnya ...

Read More..

Pada suatu akhir minggu , bidang kepramukaan yang di bimbing oleh Bapak Amir ( juga mengajar PMP di kelas ) mengadakan kegiatan perkemahan PERSAMI ( perkemahan sabtu malam minggu ) dengan lokasi di desa Kemuning - Candi Cetho karangpandan . Kegiatan tersebut di tujukan untuk adik adik kelas II , sedangkan saya bersama teman teman karena jarang ikut kegiatan pramuka maka juga tidak dilibatkan sebagai panitia . Namun saya bersama teman kelompok saya ( Ali Nurdin , Abu Amar , M Sahid dan M Yani ) ikut nebeng truk rombongan dan ikut berkemah secara tidak resmi .

Di malam pelaksanaan kemah tersebut , tiba tiba Hermanto si ketua OSIS ( menjadi pembina di kegiatan tersebut ) datang menemui dan menyampaikan maksudnya kepada saya . Hermanto ingin memberikan surprise kepada peserta kemah berupa shock therapy , yaitu saya nanti pada saat pelaksanaan api unggun di suruh berpura pura mengamuk dan merusak api unggun tersebut .

Malam itu saat pelaksanaan malam api unggun sedang berlangsung dan menginjak acara perenungan , kami serombongan masuk ke dalam lingkaran api unggun tersebut dan mengamuk serta merusak nyala api unggun tersebut dan seolah olah ingin membubarkan acara tersebut . Sontak para siswa putri pada menjerit kaget dan ketakutan dan siswa laki laki pada terdiam di tempat . Setelah beberapa saat kami beraksi lalu kami segera berlalu meninggalkan lokasi api unggun tersebut , dan terdengar si Hermanto mengambil alih kendali dengan memberikan shock therapy berupa orasi . Di dalam orasi-nya Hermanto mengatakan bahwa pelatihan mental adalah juga menjadi hal penting sebagai bentuk memupuk keberanian serta kekompakan dalam kegiatan tersebut .

Bahkan beberapa saat setelah peristiwa tersebut berlalu , Bapak Amir selaku pembina pramuka mendatangi saya dan menginterogasi tentang peristiwa tersebut . Lalu saya-pun menyampaikan perihal semua itu , yaitu tentang ide Hermanto yang ingin memberikan suatu kejutan kepada peserta kemah tersebut . Akhirnya meskipun masih belum sepenuhnya menerima , Bapak Amir-pun dapat menerima cerita saya tersebut namun dengan catatan bahwa saya beserta kelompok saya di minta untuk meninggalkan lokasi tersebut .

Paginya kami sekelompok berbenah dan berpamitan meninggalkan kegiatan perkemahan tersebut dan pulang ke Solo . Kami dari Karangpandan meneruskan perjalanan ke Tawangmangu dan akhirnya pulang ke Solo dengan berjalan kaki lewat Matesih . Kami berangkat pulang dari Tawangmangu jam lima sore dan sampai di kota Solo jam enam pagi .

Kalo mengingat peristiwa tersebut saya terkadang masih sering tersenyum senyum sendiri .

Read More..

Rencana Reuni Angkatan 1988

Diposkan oleh Moch Jibriel | 21.49 | | 1 komentar »

Nah dalam forum ini , saya menawarkan untuk mempersiapkan untuk di adakannya Reuni Alumni Madrasah Aliyah Negeri Surakarta Angkatan 1988 , boleh nanti untuk kelas Biologi dan Fisika saja , atau satu angkatan 1988 , atau tiga angkatan .

Bermaksud untuk menindak lanjuti rencana di adakan reuni tersebut , maka sangat di butuhkan waktu dan kesempatan yang longgar , karena hampir semua berasal dari luar kota Solo . Pelaksanaan reuni tersebut dapat di rencanakan satu tahun atau dua tahun ke depan , maka dari itu maka sangat di butuhkan komunikasi dan kelengkapan data alamat dan serta alat komunikasi baik email ataupun nomor telphon .

Maka mengingat hal tersebut di atas , di harapkan bagi semua alumni Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta khususnya angkatan 1988 , supaya mengkontak ke pada saya , atau mengisikan data pada Buku Tamu di Blog ini .

Adapun alamat saya yang bisa di hubungi :

Kandang doro rt 06 rw 03 Kestalan
Banjarsari Solo - Jawa Tengah INDONESIA 57133
Email : mrmosen@gmail.com
Phone: 081226020346

Read More..